Rasa malu pada dirinya
Diterbitkan April 6, 2008 Pribadi 1 Komentar
Tags: personal
Iya aku tahu kamu cantik, berjilbab panjang, pintar lagi, entah apa yang kurang? Tapi apakah dengan alasan ini kamu harus memajang fotomu?
Padahal bukankah Allah Rabb aku dan kamu telah berfirman:
“Katakanlah kepada laki-laki beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur: 30)
Terus apakah dengan ini kamu bermaksud menambah cobaan bagi kami?
Well, aku selalu mengira tingginya derajat seorang wanita adalah dari rasa malu pada dirinya, bukan dari panjangnya jilbab yang dipakai, cantiknya wajah, atau tingginya nilai Indeks Prestasi Kumulatifnya.
Lagipula bukankah rasa malu tersebut merupakan cerminan dari keshalehan yang dimilikinya? Ilmu agama yang ada dihatinya yang membuat dirinya malu untuk berbuat maksiat kepada Allah?
Benarlah apa yang dikatakan Rasulullah Shallalahu’alaihi Wasallam:
“Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan-perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)
Bersabarlah saudariku, bukankah wanita shalehah akan mendapatkan yang sepadan dengannya? Sebagaimana Allah berfirman:
“..wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)……” [Qs. An Nuur 24: 26]
Dan kepada Allah sajalah kita memohon.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar